Senin, 01 September 2014

Tata Cara Sholat Hajat Agar Keinginan Terkabul


Shalat Hajat adalah shalat sunah yang dilakukan karena ada suatu hajat / keperluan, baik keperluan duniawi atau keperluan ukhrawi. Agar hajat dikabulkan Allah, banyak cara yang dilakukan diantaranya adalah berdoa dan shalat. Shalat Hajat merupakan cara yang lebih spesifik untuk memohon kepada Allah agar dikabulkan segala hajat, karena arti shalat secara bahasa adalah doa. Firman Allah:"Dan mintalah pertolonganlah (kepada Allah) dengan sabar dan shalat" ( Al Baqarah : 45 ).


Cara Melaksanakan Shalat Hajat :
Shalat hajat tidak mempunyai waktu tertentu, asal pada waktu yang tidak dilarang, misalnya setelah shalat Ashar atau setelah shalat Shubuh.Shalat hajat dilaksanakan dengan Munfarid (tidak berjamaah) minimal dua rokaat dan maksimal dua belas rakaat. Jika dilaksanakan pada malam hari maka setiap dua rakaat sekali salam dan jika dilaksanakan pada siang hari maka boleh empat rakaat dengan sekali salam dan seterusnya. Sabda Nabi saw: "Siapa yang berwudhu dan sempurna wudhunya, kemudian shalat dua rakaat (Shalat Hajat) dan sempurna rakaatnya maka Allah berikan apa yang ia pinta cepat atau lambat" ( HR.Ahmad ).

• > Niat shalat Hajat didalam hati berbarengan dengan Takbiratul Ihram
• > "Ushalli Sunnatan Hajati raka'atin mustaqbilal kiblati ada'an lillahi ta'ala" (Saya berniat melakukan shalat Sunaah Hajat dua rakaat dengan menghadap kiblat semata-mata karena Allah SWT)
• > Membaca doa Iftitah
• > Membaca surat al Fatihah
• > Membaca salah satu surat didalam al quran.Afadhalnya, rokaat pertama membaca surat al Ikhlas dan rakaat kedua membaca ayat kursi (surat al Baqarah:255).
• > Ruku' sambil membaca Tasbih tiga kali
• > I'tidal sambil membaca bacaannya
• > Sujud yang pertama sambil membaca Tasbih tiga kali
• > Duduk antara dua sujud sambil membaca bacaannya.
• > Sujud yang kedua sambil membaca Tasbih tiga kali.
> Setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua sebagaimana cara diatas, kemudian Tasyahhud akhir setelah selesai maka membaca salam dua kali.Jika dilaksakan empat rakaat dengan satu salam maka setelah dua rakaat langsung berdiri tanpa memakai Tasyahhud awal, kemudian lanjutkan rokaat ke tiga dan ke empat, lalu Tasyhhud akhir setelah selesai membaca salam dua kali.

> Setelah selesai shalat Hajat bacalah zikir yang mudah dan berdoa sampaikan hajat yang kita inginkan kemudian mohon petunjuk kepada Allah agar tecapai segala hajatnya.

Bacalah Doa sholat hajat

LAA ILAAHA ILLALLAAHUL HALIIMUL KARIIMU,SUBHAANALLAAHI RABBIL 'AR-SYIL 'AZHIIM, ALHAMDULILLAAHI RABBIL 'AALAMIIN, AS-ALUKA MUUJIBAATIRAHMATIKA, WA'AZAAIMA MAGHFIRATIKA, WAL'ISHMATA MINKULLA DZANBIN, WAL-GHANIIMATA MIN KULLI ITSMIN, LAATADA'LII DZANBAN ILLAA GHAFARTAHUU, WALAA HAMMAN ILLAAFARRAJTAHUU, WALAA HAAJATAN HIYA LAKA RIDHAN ILLAQADHAITAHAA, YAA ARHAMAR-RAAHIMIIN.


ARTINYA: Tidak ada Tuhan kecuali Allah Yang Maha Penyantun lagi Maha Mulia, Maha suci Allah Tuhan Pemelihara Arsy yang Agung, segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam. KepadaMu aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmatMu dan sesuatu yang mendatangkan keampunanMu, serta terpeliharanya dosa-dosa, memperoleh kebaikan pada tiap-tiap dosa, janganlah Engkau tinggalkan dosa pada diriku, melainkan Engkau ampuni, dan kesusahan, melainkan Engkau beri jalan keluarnya, dan tidak pula suatu hajat yang mendapat kerelaanMu, melainkan Engkau kabulkan, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Kamis, 14 Agustus 2014

Misteri Nabi Khidir dan Nasehatnya Kepada Nabi Musa



Kisah Nabi khidir AS.

Sebagian kita ada yang menganggap ‘Nabi Khidir “ sampai sekarang belum wafat, untuk mengajarkan berbagai hikmah kepada manusia.. Bagaimanakah sejatinya nabi Khidir itu?

Dari sebuah khutbah Juma’at seorang ustadz (KH. Yaksyallah Mansur Ma) menyampaikan hikmah dari kisah Nabi khidir dan Nabi Musa..

“ Lalu keduanya bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah kami berikan rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi kami..” (Qs Al kahfi : 65)

Menurut jumuhul mafassirin (mayoritas ahli tafsir) sejak dari Ibnu Abbas, Al Thabari, Al Qurthubi, Ibnu Katsir sampai penafsir kontemporer Ahmad Musthafa al Maraghi bahwa yang dimaksud keduanya pada ayat ini adalah Nabi Musa Alaihi Salam dan anak muda pengiringnya (pembantunya) Yusya’ bin Nun. Sementara yang dimaksud seorang diantara hamba-hamba Kami adalah Nabi Khidr Alaihi Slama. Tetapi penafsir kontemporer yang lain yaitu as Syahid Sayid Quthb, penyusun tafsir fi dzilalil Qur’an tidak menyebut nama Khidr ketika menafsirkan ayat ini. Dia hanya menyebut-nyebut al abdus shalih (hamba yang shalih) saja. Dia berpendirian demikian sebab di dalam ayat-ayat yang berhubungan dengan kisah ini (QS Al Kahfi 65-82) tidak pernah disebut nama Khidr dan karenanya beliau merasa lebih baik membiarkan sosok ini tetap rahasia seperti yang termaktub dalam Al Qur’an

SIAPAKAH NABI KHIDIR ITU?

Sosok nabi Khidir Alaihi Salam yang menurut Jumhurul Mufasirin sebagi nabi yang dijadikan oleh Nabi Musa Alaihi Salam sebagai gurunya, telah menimbulkan kontroversi di kalangan ulama sejak dahulu samapai sekarang. Khidr atau khadhir atau Khidhir berasal dari bahasa Arab yang artinya hijau. Menurut riwayat Mujahid apabila dia shalat rumput-rumput kering yang disekelililngnya akan menjadi hijau. Segolongan orang terutama dari kalangan kaum shufi mengatakan bahwa dia masih hidup sampai sekarang. Banyak cerita lainnya, tetapi kebanyakan cerita tersebut berasal dari kisah-kisah israiliyat. Dan tentang beliau masih hidup sampai sekarang bertentangan dengan ayat Allah : Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad), maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? Tiap –tiap yang berjiwa akan merasakan mati (Qs Al Anbiya : 34-35)

Imam Bukhari dan beberapa perawi hadis yang lain menegaskan Nabi Khidr Alaihi Salam telah wafat

Hikmah dari kisah ini , Adab menuntut ilmu

AI Imam Fakhrur Razi mengatakan,” Ketahuilah , ayat ini (Qs al Kahfi: 66) menunjukan bahwa Nabi Musa memperhatikan adab serta tata cara yang cukup banyak dan lunak ketika ingin belajar dari nabi Khidir. Tata cara tersebut antara lain :

Nabi Musa merendah’kan dirinya dengan bertanya secara halus , “ Apakah engkau mengizinku untuk mengikutimu? Padahal kita tahu Nabi Musa adalah seorang nabi Ulul Azmi yang pernah bercakap-cakap dengan Allah dan memimpin Bani Israil. Dia pula satu-satunya Nabi yang disebut namanya dalam Al Qur’an sebanyak 300 Kali!

Kemudian nabi Musa mengatakan “ Supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar..” ini membuktikan kepribadian luhur dan sifat tawadlu untuk mengakui akan kebodohan dirinya di hadapan sang guru. Dan beberapa adab lainnya

Hikmah kisah ini juga menyampaikan salah satu etika dalam menuntut ilmu (al Qur’an) adalah bahwa ilmu harus dicari dari sumbernya . Ia harus didatangi walau jauh tempatnya dan kesulitan dalam menempuhnya. Dan Nabi Musa mencontohkan bagaimana ia walaupun seorang nabi pilihan (ulul azmi) yang sekaligus pemimpin , siap menempuh suatu perjalanan untuk mencari ilmu.

Nasihat Khidir kepada Musa

Dari Umar bin Al Khattab Radiyallahu Anhu , bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa sallam bersabda, “ Saudaraku, Musa Alaihissalam berkata, Wahai Rabbi .., tampakanlah kepadaku orang yang engkau tampakkan kepadaku di perahu..”

Allah menurunkan wahyu kepada Musa ,” Hai Musa kamu akan melihatnya..”

Tak berapa lama kemudian datang Khidir, dengan aroma yang harum dan mengenakan pakaian berwarna putih. Khidir berkata, “ Salam sejahtera atasmu wahai Musa bin Imran. Sesungguhnya Rabbmu menyampaikan salam kepadamu beserta rahmatNYa..

Musa berkata,” Dialah As-Salam dan kepada-Nya kesejahteraan serta dari Nya kesejahteraan. Segala puji bagi Allah Rabbul-alamin yng nikmat-nikmatNya tidak dapat kuhitung dan aku tidak dapat bersyukur kepada-Nya kecuali dengan petolongan-Nya. Kemudian Musa berkata, “ Aku Ingin engkau memberiku nasihat dengan suatu nasihat yang dengannya Allah memberikan manfaat kepadaku sepeninggalmu.”

Khidir berkata,” Wahai pencari ilmu, sesungguhnya orang yang berbicara tidak lebih mudah jemu daripada orang yang mendengarkan. Maka janganlah kau buat orang-orang yang ada disekitarmu menjadi jemu ketika engkau berbicara kepada mereka. Ketahuilah bahwa hatimu merupakan bejana. Kenalilah dunia dan buanglah ia dibelakangmu, karena dunia bukan merupakan tempat tinggalmu, dan apa yang ditetapkan bagimu tidak ada di sana. Dunia dijadikan sebagai perantara hidup hamba, agar mereka mencari bekal darinya untuk tempat kembali. Hai Musa , letakkanlah dirimu pada kesabaran, tentu engkau akan selamat dari dosa. Wahai Musa, pusatkanlah minatmu pada ilmu kalau memang engkau menghendakinya. Sesungguhnya ilmu itu bagi orang yang berminat kepadanya. Janganlah engkau menjadi mudah kagum kepada perkataan yang disampaikan panjang lebar, karena banyak perkataan mendatangkan aib bagi orang yang berilmu dan dapat membocorkan rahasia yang mestinya ditutupinya.Tetapi semestinya engkau berkata sedikit karena yang demikian itu termasuk taufiq dan kebenaran. Berpalinglah dari orang bodoh dan bersikaplah secara lemah lembut terhadap orang yang dungu, karena yang demikian itu merupakan kelebihan para ahli hikmah dan hiasan orang-orang yang berilmu. Jika ada orang bodoh yang mencacimu , diamlah di depannya lalu menyingkir dari sisinya secara hati-hati karena kelanjutannya tetap menggambarkan kebodohannya terhadap dirimu dan caciannya akan semakin bertambah gencar dan banyak. Wahai anak keturunan Imran, janganlah engkau terlihat memiliki ilmu kecuali hanya sedikit. Sesungguhnya asal keluar dan asal berbuat merupakan tindakan menceburkan diri kepada sesuatu yang tidak jelas dan memaksakan diri. Wahai anak Imran janganlah sekali-kali engkau membukakan pintu yang tidak engkau ketahui untuk apa pintu itu ditutup dan jangan tutup pintu yang tidak engkau ketahui untuk apa ia di buka. Wahai anak Imran, siapa yang tidak berhenti dari dunia, maka dunia itu yang akan melahapnya. Mana mungkin seseorang menjadi ahli ibadah jika hasratnya kepada dunia tidak pernah habis? Siapa yang menghinakan keadaan dirinya dan membuat tuduhan terhadap Allah tentang apa yang ditakdirkan baginya, mana mungkin kan menjadi orang zuhud? Adakah orang yang telah dikalahkan hawa nafsunya akan berhenti dari syahwat? Mana mungkin pencarian ilmu masih bermanfaat bagi orang yang dipagari kebodohan? Perjalanan akan menunjukkan ke akhirat dengan meninggalkan dunia . Wahai Musa belajarlah apa engkau amalkan agar engkau mengamalkannya dan janganlah engkau menampakkan amalmu agar disebut-sebut , sehingga engkau mendapat kerusakan dan orang lain mendapat cahaya. Wahai anak Imran, jadikanlah zuhud dan taqwa pakaianmu, jadikanlah ilmu dan zikir sebagai perkataanmu, karena yang demikian itu membuatmu Rabbmu ridha. Berbuatlah kebaikan karena engkau juga harus melakukan yang lainnya. Engkau telah mendapatkan nasihatnya jika engkau menghafalkannya”.

Setelah itu Khidir berbalik meninggalkannya, sehingga tinggal sendirian Musa dalam keadaaan sedih. (Diriwayatkan Ath Thbrany dalam Al Ausath, di dalam nya ada Zakaria bin Yahnya Al Wafad, yang didhaifkan tidak hanya oleh satu orang, Ibnu Hibband dalam At Tsiqat. Dia menyebutkan bahwa dia salah dalam kemaushullannya. Yang benar , didalamnya ada riwayat dari Sufyan Ats Tsaury, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mengatakannya, dan rijal yang lainnya tsiqat. Majma”Az Zawa’id, 10/224)

Sumber : Kutbah-khutbah Rasulullah., Muhammad kHalil Al Khatib

Selasa, 15 Juli 2014

Amalan pelindung sihir / Ilmu hitam




Amalan yang dibaca sebagai pelindung sihir/penolak sihir (ILMU HITAM) .

Terkait dengan sihir, ada dua bentuk penanggulangan. Pertama, tindakan prevensi untuk menghindari sihir, dan kedua, pengobatan bagi yang terkena sihir.

Sebelum Terkena Sihir

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghindarinya:

1. Berusaha melaksanakan kewajiban, menjauhi larangan, dan bertaubat dari setiap maksiat. Semua aktivitas ini akan menjadi sebab Allah melindunginya. Nabi shallallohu ‘alaihi wa sallam pernah memberikan beberapa pesan kepada Ibnu Abbas, diantaraya:

احْفَظِ اللَّهَ يَحْفَظْكَ، احْفَظِ اللَّهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ

“Jagalah Alloh, niscaya Alloh akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya kamu jumpai Dia di hadapanmu…” (HR. Ahmad 2669, Tirmidzi 2516, dan dishahihkan al-Albani)

2. Banyak membaca Alquran atau dzikir lainnya. Di antarannya adalah dzikir pagi petang dan dzikir sebelum tidur. Jadikan aktivitas ini sebagai wirid harian.

Orang yang rajin berdzikir, membaca Alquran, hatinya akan senantiasa hidup. Lebih dari itu, Allah menjanjikan orang yang membaca dzikir pagi petang, dia akan mendapatkan perlindungan dari-Nya.

3. Makan tujuh kurma Madinah setiap pagi. Ini berdasarkan hadis dari Sa’ad bin Abi Waqqash radhiyallohu ‘anhu, Nabi shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:

من أكل سبع تمرات مما بين لابتيها حين يصبح، لم يضره سم حتى يمسي

“Siapa yang makan tujuh kurma dari daerah ini (Madinah) ketika pagi, maka tidak akan terkena bahaya racun, sampai sore.” (HR. Muslim 2047).

Dalam riwayat lain, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

من اصطبح بسبع تمرات عجوة لم يضره ذلك اليوم سم ولا سحر

“Siapa yang sarapan dengan 7 kurma ajwah, maka racun dan sihir tidak akan membahayakannya di hari itu.” (HR. Bukhari 5779 dan Muslim 2047).



Apabila sudah Terkena Sihir

Kemudian, jika ada orang yang mengalami ujian dengan terkena sihir, hendaknya dia mengharap pahala kepada Allah atas musibah ini, dan berusaha mengobatinya.

Pengobatan sihir bisa dilakukan dengan cara:



1. Mandi dengan air yang telah dicampur daun bidara ((widara (Sd., Jw.) bukol (Md.); kom,kon (Timor); bidara (Bugis.); rangga (Bima); serta kalangga (Sumba))

Persiapan: Siapkan 7 daun bidara hijau, dan seember air yang cukup untuk mandi.

Caranya:

a. Haluskan daun bidara dengan ditumbuk, dan campurkan ke dalam air yang telah disiapkan.

b. Sebelumnya Baca ayat-ayat berikut di dekat air (di luar kamar mandi):

1) Baca ta’awudz: a-‘uudzu billahi minas syaithanir rajiim

2) Ayat kursi (QS. Al-Baqarah: 255)

3) QS. Al-A’raf, dari ayat 117 sampai 122

4) QS. Yunus, dari ayat 79 sampai 82

5) QS. Taha, dari ayat 65 sampai 70

6) Surat Al-Kafirun, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

7) Minumkan air tersebut di atas 3 kali (bisa gunakan gelas kecil)

8) Gunakan sisanya untuk mandi.

9) Cara seperti ini bisa dilakukan beberapa kali, sampai pengaruh sihirnya hilang.

(Metode ini disebutkan oleh Dr. Said bin Ali bin Wahf al-Qohthani dalam buku beliau Ad-Dua wa Yalihi Al-Ilaj bi Ar-Ruqa, Hal. 35).



2. Membaca ruqyah kemudian ditiupkan

Caranya:

a. Baca surat Al-Fatihah, ayat kursi, dua ayat terakhir surat Al-Baqarah, surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.

b. Ulangi sebanyak 3 kali atau lebih

c. Baca ayat di atas, sampil ditiupkan dan diusapkan ke bagian tubuh yang sakit.

d. Baca doa-doa ketika menjenguk orang sakit.



Menghancurkan simpul sihir

Cara ini adalah metode menghilangkan sihir yang paling mujarab. Hanya saja, cara kedua ini agak sulit dilakukan, karena harus diketahui simpul sihir yang ditanam oleh dukun. Jika simpul sihir ini bisa dihancurkan maka pengaruh sihir akan hilang total.

Sebagaimana hal ini pernah dialami oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, seperti yang disebutkan dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim.

Berikut redaksi kisah yang lebih lengkap ( oleh At-Tsa’alibi dalam tafsirnya dan dinukil oleh Ibnu katsir:

Dari Ibnu Abbas dan A’isyah radhiyallahu ‘anhuma) menceritakan:

Dulu ada seorang remaja Yahudi yang menjadi pelayan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sehingga, datanglah beberapa orang Yahudi menemui anak ini. Sampai akhirnya si remaja ini mengambil rontokan rambut kepala Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan potongan sisir rambut, dan dia berikan ke orang Yahudi. Akhirnya, mereka gunakan rambut ini sebagai bahan untuk menyihir Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Pelaku sihir adalah seorang Yahudi Bani Zuraiq, namanya Labid bin A’sham. Simpul sihir dari rambut tersebut di tanam di sumur milik Bani Zuraiq, namanya sumur Dzarwan.



Karena pengaruh sihir ini, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam jatuh sakit, sampai rambut beliau mudah rontok. Beliau seolah-olah melakukan sesuatu dengan istrinya padahal tidak melakukan apapun. Sampai akhirnya beliau bermimpi, beliau melihat ada dua malaikat yang datang. Yang satu duduk di dekat kepala beliau dan yang satu duduk di dekat kaki beliau.



Malaikat pertama bertanya, “Apa yang terjadi dengan orang ini?” “Dia tersihir.” Jawab Malaikat kedua. “Siapa yang menyihir?” Tanya malaikat pertama. “Labid bin A’sham orang Yahudi.” Jawab malaikat kedua. “Dengan apa dia disihir?” Jawabnya: “Dengan rambut dan potongan sisir.” “Di mana simpul sisirnya?” Jawabnya: “Dibungkus kulit mayang kurma, ditindih batu, di dalam sumur Dzarwan.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terbangun. Kemudian beliau berangkat ke sumur Dzarwan di Bani Zuraiq bersama Ali bin Abi Thalib, Zubair bin Awam, dan Ammar bin Yasir.

Ali diperintahkan untuk mengambil batu itu, untuk mengeluarkan bungkus simpul sihir. Ketika itu, Allah menurunkan dua surat Al-Muawidzatain (surat Al-Falaq dan An-Nas). Sebelumnya, Ali bin Abi Thalib diperintahkan untuk membaca dua surat tersebut. Ternyata di dalamnya ada beberapa helai rambut dan potongan sisirnya. Di sana juga ada ikatan buntalan jumlahnya ganjil. Selanjutnya benda itu dimusnahkan dan sumurnya ditutup.



Seketika itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam langsung terasa ringan dan hilang pengaruh sihirnya. Setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kembali, beliau sampaikan kepada istrinya:

يَا عَائِشَةُ، كَأَنَّ مَاءَهَا نُقَاعَةُ الحِنَّاءِ، أَوْ كَأَنَّ رُءُوسَ نَخْلِهَا رُءُوسُ الشَّيَاطِينِ

“Hai Aisyah, air sumur itu seperti terkena daun pacar (inai). Atau seolah pangkal mayang kurma seperti kepala setan.” (HR. Bukhari 5763)



Imam Ibnul Qoyim dalam Zadul Ma’ad mengatakan:

Cara menyembuhkan sakit ini ada dua, di antaranya adalah mengeluarkan sumber sihir dan menghancurkannya. Ini adalah cara yang paling sempurna. Sebagaimana terdapat riwayat yang shahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau berdoa kepada Allah tentang sumber sihir yang menimpa beliau, kemudian Allah tunjukkan bahwa pangkalnya ada di dalam sumur, dengan rambut dan potongan sisir dibungkus mayang kurma jantan. Ketika benda itu dikeluarkan, pengaruh sihir itu langsung hilang, seolah beliau baru terbebas dari ikatan. Inilah metode yang paling ampuh untuk mengobati orang yang terkena sihir. Seperti halnya menghilangkan sumber penyakit dalam tubuh (Zadul Ma’ad, 4:113)



Ayat - ayat pelindung sihir



خَتَمَ اللَّهُ عَلَى قُلُوبِهِمْ وَعَلَى سَمْعِهِمْ وَعَلَى أَبْصَارِهِمْ غِشَاوَةٌ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

Khotamallohu 'alla quluubihim wa'alaa sam'ihim wa’ala abshorihim ghisyaawatuwwalahum 'adzaabun 'adhiim 100x [Qs. Al Baqarah: 7]

أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ خَرَجُوا مِنْ دِيَارِهِمْ وَهُمْ أُلُوفٌ حَذَرَ الْمَوْتِ

Alam taro ilalladziina khorojuu min diyaarihim wahum uluufun hadzarolmaut 100x [Q.s al baqoroh ;243]



Hashantukum bilhayyil qoyyum, wadafa'tu 'ankumusuu'a bialfi alfi lahaulaa walaa quwata illaa bilaahil 'aliyyil 'adhiim 100x

لا تُدْرِكُهُ الأبْصَارُ وَهُوَ يُدْرِكُ الأبْصَارَ وَهُوَ اللَّطِيفُ الْخَبِيرُ

Laa tudrikuhul abshooru wahuwa yudrikul abshooro wahuwallathiiful khobir 1x Surat [Al An'Am 103]

وَقَدِمْنَا إِلَى مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءً مَنْثُورًا

Wa qodimnaa ilaa maa 'amiluu min 'amalin faja'alnahu hbaa ammantsuro 1x [Al-furqon ;23]

أَسْتَغْفِرُ اللهَ اْلعَظِيْمِ

Astaghfirulaahal 'adhiim 100x

اَللَّهُمّ صَلَّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمّدٍ وَعَلَى آلِى سَيِّدِنَا مُحَمّدٍ

Allahumma shalli 'alaa sayyidinaa muhammadin wa'alla ali sayyidina muhammad 100x

يَا هُوَ سِرُّ اللهُ

Yaa huwa sirrullooh 100x

Yaa huwa shifatullooh 100x

Yaa huwa wujuudullooh 100x

Yaa huwa af'aalullooh 100x

Yaa Fattahu yaa rozzaqu 100X

Bismillahirrohmanirrohim,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُمْ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ

surah yunus ayat 57 ( juga pengusir jin)

Referensi:

Ad-Dua wa Yaliihi Al-’Ilaj bi Ar-Ruqa min Al-Kitab wa As-Sunnah, Dr. Said bin Wahf Al-Qahthani, Kementrian Urusan Islam & Dakwah, KSA.

Alam As-Sihri wa Sya’wadzah, Dr. Umar Sulaiman Al-Asyqar, Dar An-Nafais.



QS , AL hasyr 10 dapat menjadi amalan untuk menghindarkan diri dari kedengkian orang

Minggu, 13 Juli 2014

Orang-orang Yang Didoakan Oleh Para Malaikat










Inilah orang - orang yang didoakan oleh para malaikat :

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka
malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga
malaikat berdoa 'Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam
keadaan suci".

(Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini
dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)


2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat.
Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk
menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat
akan mendoakannya 'Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia'"

(Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Muslim no. 469)


3. Orang - orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat
berjamaah.
Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya
bershalawat kepada (orang - orang) yang berada pada shaf - shaf terdepan"

(Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra' bin 'Azib ra., hadits ini
dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)


4. Orang - orang yang menyambung shaf pada sholat berjamaah (tidak
membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf).
Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu
bershalawat kepada orang - orang yang menyambung shaf - shaf"

(Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim
meriwayatkan dari Aisyah ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani
dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)


5. Para malaikat mengucapkan 'Amin' ketika seorang Imam selesai membaca Al
Fatihah.
Rasulullah SAW bersabda, "Jika seorang Imam membaca 'ghairil maghdhuubi
'alaihim waladh dhaalinn', maka ucapkanlah oleh kalian 'aamiin', karena
barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan
diampuni dosanya yang masa lalu".

(Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 782)


6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat.
Rasulullah SAW bersabda, "Para malaikat akan selalu bershalawat kepada salah
satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia
melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata,
'Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia"

(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 8106, Syaikh Ahmad
Syakir menshahihkan hadits ini)


7. Orang - orang yang melakukan shalat shubuh dan 'ashar secara berjama'ah.
Rasulullah SAW bersabda, "Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh
lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah
bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang
hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat 'ashar
dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat 'ashar) naik (ke
langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu
Allah bertanya kepada mereka, 'Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?',
mereka menjawab, 'Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan
kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka
ampunilah mereka pada hari kiamat'"

(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Al Musnad no. 9140, hadits
ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)


8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.
Rasulullah SAW bersabda, "Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan
tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan.
Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali
dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut
berkata 'aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan'"

(Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda' ra., Shahih Muslim no.
2733)


9. Orang - orang yang berinfak.
Rasulullah SAW bersabda, "Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang
hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara
keduanya berkata, 'Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak'. Dan
lainnya berkata, 'Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit'"

(Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih
Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010)


10. Orang yang sedang makan sahur.
Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya
bershalawat kepada orang - orang yang sedang makan sahur"

(Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayaatkan dari Abdullah bin
Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At
Targhiib wat Tarhiib I/519)


11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.
Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya
kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat
kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan
saja hingga shubuh"

(Imam Ahmad meriwayatkan dari 'Ali bin Abi Thalib ra., Al Musnad no. 754,
Syaikh Ahmad Syakir berkomentar, "Sanadnya shahih")

12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.
Rasulullah SAW bersabda, "Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah
bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian.
Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya
dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan
kepada orang lain"

(Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily ra., dishahihkan
oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343)

Semoga Bermanfaat




Imran Djau ( IMU )
081384486646/087877680545

Jumat, 04 April 2014

Antara Robert Morey dan Waraqah tentang Kenabian Rasulullah

Antara Robert Morey dan Waraqah tentang Kenabian Rasulullah
Akal yang dimiliki Robert Morey tak lagi mampu berpikir secara objektif sebagaimana Waraqah bin Naufal mengakui kenabian Muhammad
Oleh: IMRAN DJAU
ROBERT Morey yang lahir pada 1946 M adalah seorang sarjana teologi dan apologetik (cabang teologi yang berurusan dengan mempertahankan kekristenan). Dia telah menulis lebih dari 40 buah buku. Yang sebagian karya-karyanya telah diterjemahkan ke dalam bahasa Spayol, Prancis, Jerman, Belanda, Italia, China, dan Polandia.
Selain itu, dia juga seorang sarjana terkemuka yang terkenal dalam bidang filsafat, theologi, ilmu perbandingan agama dan sekte.
Dia juga seorang direktur eksekutif dari sebuah yayasan pendidikan dan penelitian yang mendedikasikan waktunya untuk mengadakan penelitian dan pengkajian mengenai kelangsungan masa depan kekritenan, budaya, serta pikiran-pikiran barat.
Dalam sebuah buku yang ditulisnya “Islamic Invasion” dia dengan lancang mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahhu ‘alaihi Wassalam menderita penyakit epilepsi (gangguan pada sistem saraf otak yang menimbulkan berbagai reaksi pada tubuh manusia).
Menurutnya, tatkala Rasulullah Muhammad bergetar ketika menerima wahyu pertama di Gua Hira, penyakit epelipsi yang diderita Muhammad sedang menyerang.
Tuduhan yang ia kemukakan ini searah dengan argumentasi kaum liberal yang beranggapan bahwa ajaran yang dibawa Muhammad adalah hasil imajinasinya, bukan wahyu yang berasal dari Allah Subhanahu Wata’ala yang maha kuasa. Padahal al-Quran secara eksplesit menegaskan bahwa al-Quran yang merupakan sumber ajaran Islam berasal dari Allah Subhanahu Wata’ala Subhanahu Wata’ala.
Tuduhan seperti ini bukan watak ilmiah orang terpelajar. Tentu saja, tujuannya dalam rangka menjauhkan umat Islam dari agamanya atau member keraguan orang non Muslim yang tertarik dengan Muhammad.
Mereka menanamkan keraguan dalam pekiran umat Islam bahwa ajaran Muhammad bukanlah wahyu yang berasal dari Allah Subhanahu Wata’ala Subhanahu Wata’ala, tapi hanya sebatas pemikiran Muhammad semata. Jika hal ini telah merasuki jiwa umat Islam, maka strategi mereka dalam ‘mengkristenkan’ umat Islam akan dengan mudah dilakukan.
Karena itu, melalui tulisan ini saya mencoba mematahkan argumentasi mereka melalui pendapat para ulama. Sebelumnya, sebagai umat Islam harus mengetahui bahwa hadist mengenai awal turunnya wahyu yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Jabir Ibn Abdullah adalah dasar yang menjadi titik awal semua rangkayan pengajaran akidah dan syariat Islam.
Buku “Islamic Invasion” sudah banyak mendapat tanggapan. Meski banyak memuat pelecehan terhadap Muhammad dan Islam, buku ini diam-diam juga diterbitkan di Indonesia. Sebagaimana buku “Islam Revealed” karya Dr. Anis A. Shorrosh yang diterjemahkan dan diedarkan di Indonesia oleh Yayasan Pusat Penginjilan Alkitabiyah.
Akidah Rekaan
Syehk Dr. al-Buthi mengatakan bahwa Kayakinan dan pemahaman terhadap hadist ini tak pelak akan menjadi pintu gerbang yang tidak boleh dinafikan dalam perjalanan menuju kayakinan akan seluruh ajaran yang dibawa Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassalam. Baik berita mengenai hal-hal ghaib maupun perintah agama. Keyakinan terhadap wahyu adalah satu-satunya yang membedakan antara orang-orang yang mengklaim mampu menetapkan syariat (jalan hidup) dengan akal pikiran sendiri, dengan mereka yang menerima ajaran Tuhan tanpa mengubah, mengurangi, atau menambah-nambahi.
Disebabkan karena inilah, para durjana yang berusaha menyebarkan akan keraguan terhadap kebenaran Islam selalu memberi perhatian besar terhadap usaha-usaha yang dilakukan untuk `merekonstuksi´ posisi wahyu pada saat Rasulullah masih hidup.
Mereka selalu berusaha sekuat tenaga dengan mengerahkan segenap kemampuan rasional untuk mencampuradukkan dan meyamakan wahyu Allah Subhanahu Wata’ala dengan ilham atau kata hati Muhammad. Bahkan ada dari mereka yang menyatakan bahwa ketika wahyu turun, sebenarnya Muhammad sedang diserang penyakit epilepsi.
Orang-orang dungu itulah yang mengatakan bahwa dalam menjalankan risalahnya, Muhammad selalu menggunakan akal pikirannya sendiri sampai Nabi umat Islam ini berhasil menyusun sebuah konsep akidah rekaan yang menghancurkan peganisme. Mereka juga sering berpendapat, bahwa Muhammad mempelajari ajaran yang kemudian disebut ‘Islam’ dari rahib yang bernama Buhaira.
Melihat berbagai macam tuduhan dusta itu, akal sehat kita langsung dapat mengetahui bahwa itu semua adalah bentuk penangkalan terhadap misi kerasulan Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassalam Kita pasti dapat memetik hikmah ilahi yang jelas terlihat dibalik peristiwa turunnya wahyu kepada Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassalam dengan cara yang telah kita ketahui bersama melalui hadist yang diriwayatkan Imam Bukhari.
Mengapa Rasulullah melihat Jibril dengan mata kepalanya sendiri ketika menerima wahyu untuk pertama kali padahal wahyu dapat turun dari balik tirai. Mengapa Allah Subhanahu Wata’ala Subhanahu Wata’ala melesakkan rasa takut ke dalam hati Rasulullah ShallAllah Subhanahu Wata’alau ‘alaihi Wassalam dan keraguan dalam memahami peristiwa itu.
Bukankah cinta Allah Subhanahu Wata’ala kepada kekasihnya (Muhammad) semestinya berimplikasi pada perlindungan dan anugerah ketenangan di dalam hati beliau sehingga tak perlu takut saat menerima wahyu?
Semua pertanyaan itu tentu wajar jika muncul pada perkara turunnya wahyu pada pertama kali. Kemudian ketika mencari jawaban terhadap pertanyaan di atas kita akan menemukan hikmah yang luar biasa besar.
Hikmah tersebut adalah bahwa semua orang yang berpikir sehat dan independen ternyata dapat menemukan sebuah fakta yang akan melindunginya dari racun kesesatan yang dihembuskan para durjana itu, dan melindunginya dari pengaruh orang dungu sesat ini.
Betapa tidak, dengan mengetahui bahwa Muhammad merasa sangat ketakuatan ketika di Gura Hira berhadapan dengan Jibril yang menyuruhnya untuk membaca, kita dapat mengetahui bahwa wahyu sama sekali bukanlah bisikan hati yang muncul dari dalam diri baginda Nabi, melainkan sebuhah bentuk `pertemuan´ dengan realitas eksternal yang sama sekali tidak memiliki hubungan dengan diri atau jiwa Muhammad Shallalu ‘alaihi Wassalam sendiri.
Tindakan JIbril yang merengkuh kuat saat menurunkan ayat pertama hingga tiga kali seraya berkata, “Bacalah! Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang telah menciptakan, yang telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan Tuhanmu Yang Maha Pemurah, yang telah mengajar (manusia) dengan perantaraan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang ia tidak tahu“ (QS al-Qalam : 1-5) menegaskan adanya hubungan eksternal antara dua mahkluk Allah Subhanahu Wata’ala ini.
Hal ini tentu membantah tuduhan bahwa ketika menerima wahyu pertama, Muhammad sedang mendengar bisikan hatinya sendiri.
Antara Robert Morey dan Waraqah
Di saat itu Rasulullah benar-benar ketakutan disebabkan hal yang ia dengar dan apa yang dilihatnya.Pengalamannya bertemu Jibril membuat beliau menghentikan khalwatnya di Gua Hira dan langsung kembali ke rumahnya menemui istrinya Hadijah dengan hati yang bergetar.
Hikmah di balik itu adalah agar setiap orang yang berakal sehat mengerti bahwa saat itu Rasulullah sama sekali belum mengenal risalah yang dibebankan atasnya untuk kemudian disebarkan ke seluruh dunia.
Selain itu, kita bisa memahami bahwa wahyu yang turun kepada Muhammad bukan sesuatu yang menjadi kelanjutan dari sesuatu yang dibayangkan atau terbesit dalam hati Muhammad sendiri. Wahyu itu muncul dalam bentuk yang menguncang dan mengejutkan bagi bagnida Nabi ShAllah Subhanahu Wata’alau ‘alaihi Wassalam.
Jadi, tidak diragukan lagi bahwa sesuatu yang turun kepada Muhammad bukanlah bayang-bayang dalam angan yang kemudian muncul dalam jiwa Muhammad yang kemudian untuk dijadikan sebagai akidah yang lurus untuk disampaikan kepada umat manusia.
Uraian di atas menunjukkan bahwa isi hati atau bayang-bayang yang muncul dari dalam benak seseorang tidaklah mungkin dapat membuat ketakutan yang menggetarkan jiwanya.
Angan-angan di dalam batin tidaklah mungkin terkait dengan ketakutan. Tuduhan bahwa Muhammad berdusta dan mengada-ngada terhadap risalah yang dibawanya akan sirna dengan sendirinya. Hal itu disebabkan pribadi Muhammad adalah sosok yang terpercaya di kalangan masyarat Arab saat itu.
Dengan demikian, tuduhan yang dilemparkan Robert Morey kepada Rasulullah Saw adalah sebuah kebohongan yang tidak ada dasarnya.
Selain itu, sepulang Khadijah ke rumah, Nabi Muhammad masih tidur dan tidak berapa lama bangun. Kemudian Khadijah menceritakan kejadian yang terjadi pada Nabi Muhammad di Gua Hira pada Waraqah bin Naufal, seorang pendeta Nasrani yang tinggal di Makkah.
Betapa terkejutnya Waraqah, karena dia sudah mengetahui tentang keNabian Muhammad dari Injil (Injil berbahasa Arab yang masih asli). Bahkan saat dibacakan tentang Surah Al-’Alaq, ia semakin yakin bahwa Muhammad seorang Nabi.
“Waraqa bertanya (kepada Nabi), ”Apa yang kamu lihat?” Di saat Nabi menceritakannya, Waraqah menjawab, “Itu adalah malaikat yang oleh Allah Subhanahu Wata’ala utus kepada Musa. Andai aku masih hidup hingga engkau menerima wahyu, pastilah aku akan mendukungmu sekuat tenaga.” (HR. Bukhari)
Waraqah bin Naufal adalah seorang pendeta yang meyakini Taurat dan Injil (ketika masih asli), di mana banyak disebutkan tanda-tanda adanya keNabian Muhammad. Sementara Robert Morey, sebagaimana orang-orang kafir lain yang selalu mencari celah untuk meragukan Islam dan kebian Muhammad.
Jika orang yang berakal sehat saja bisa memahami bahwa getaran tubuh yang dialami baginda Nabi di Gua Hira ketika menerima wahyu pertama disebabkan oleh adanya hubungan eksternal antara malaikat Jibril dengan Muhammad, maka bagaimana dengan Robert Morey yang katanya ahli filsafat yang berpengetahuan dan berpikiran luas.
Hemat saya, akal yang dimiliki Robert Morey tak lagi mampu berpikir secara objektif. Dan setiap apa yang ia pikir tentang baginda Nabi hanya akan menghasilkan kesimpulan yang negatif

Kamis, 27 Maret 2014

Cara Flash Software Modem Comtech CDM600



Tak ada niat lain, kecuali sharing.... semoga jadi amal ibadah kita semua.
Suatu ketika kita mengalami kondisi modem CDM600 pada saat akan melakukan BER-test link baru signaling 1-E1 nya tidak bisa tembus. Link ini adalah Telkomsel TTC Manado - BTS Dufa-Dufa Ternate, berkisar bulan November 2003. Pada seluruh indikasi parameter sudah sesuai, baik TX maupun RX, namun link masih belum berfungsi dengan baik. Hal ini apabila dilanjutkan dengan tahap integrasi maka dapat disimpulkan BTS tidak akan segera bisa naik / up.
Saat kita melakukan test loop IF software, modem tidak bisa Receive. Namun apabila loop IF dilakukan manual ( dengan menyamakan Freq.RX dengan Freq.TX, dan memasang kabel loop BNC pada konektor IF TX dan RX ) maka kondisi modem normal. Jadi kami simpulkan pada saat itu modem disisi Manado yang bermasalah, dan sepertinya masalah ada disisi software modem. Segera kami informasikan ke kantor pusat Jakarta, namun Modem baru bisa tiba dalam tiga hari lagi. Karena urgent untuk segera diintegrasikan dan atas masukan dari beberapa rekan senior, maka kami coba dulu untuk melakukan flashing software modem tersebut sambil menunggu modem pengganti tiba di Manado.
Saat kami cek sebelum proses flasing, versi awal software modem adalah V160. Kemudian kami melakukan flashing dengan versi V160 juga. Durasi proses flasing berkisar 30 menitan. Setelah proses Flashing selesai, konfigurasi modem kembali ke "default" atau konfig keluaran pabrik. Setelah saya konfig modem sesuai dengan parameter link, akhirnya BER-test dapat dilakukan dan permasalahan diatas telah dapat ditangani.
Mungkin cara ini bisa membantu rekan-rekan apabila menemui masalah yang sama dalam mengoperasikan modem CDM600, jadi sebelum dikembalikan atau di service ke Vendor bisa dicoba terlebih dahulu. Apalagi yang rusak modem disisi Remote.
Berikut langkah-langkah untuk melakukan Flashing software modem Comtech CDM600 :
- Modem diupgrade posisi local, tidak bisa di Flashing jarak jauh karena via port COM.
- Koneksi modem ke ODU atau ke SSPA ( kabel IFL ) harus dilepas(unplug)
, karena akan ada perubahan konfigurasi pada saat proses berlangsung atau telah selesai flashing. Dikwatirkan modem akan mengaktifkan TX pada freq. yang bukan operasionalnya.
- Fitur (Fast key) tidak hilang bila di Flashing.
- Kita harus memiliki fasilitas port COM pada komputer atau notebook, untuk menjalankan aplikasi dan mentrasfer file data base flashing. Pada notebook P3 biasanya fasilitas COM masih tersedia, namun pada notebook yang lebih baru agak jarang. Maka kita harus membeli converter USB to COM. Setelah port COM kita aktifkan, coba kita cek pada menu DEVICE MANAGER - Ports ( COM & LPT ) di control panel, pastikan posisi port COM tadi ditempatkan sebagai COM1 atau COM2, dst. Karena pada saat mengaktifkan aplikasi flashing , kita harus mengeset arah port COM di menu aplikasi sesuai dengan port COM yang dimiliki oleh komputer / notebook kita.
comtecth
- Kita perlu mencatat / backup seluruh parameter yang berjalan di modem tersebut, karena setelah proses flashing selesai konfigurasi akan terhapus dan kembali ke setingan pabrik.

- Perlu disiapkan backup power listrik, contohnya UPS, jaga-jaga apabila terjadi listrik padam pada saat proses sedang berlangsung. Ada kemungkinan modem akan rusak apabila terjadi hal ini.
- Cek versi software modem, ini penting agar kita dapat memilih versi yang sama dengan data base yang akan kita Download nanti. Saya pernah beberapa kali mencoba untuk mengganti versi data base ini berbeda dengan yang dimodem, terkadang ada alarm pada saat proses flashing selesai dilakukan. Untuk dapat mengecek versi modem yang dimaksud pada saat kita hidupkan modem, maka akan ditampilan setelah proses booting.
- Download aplikasi dan data base flashing untuk modem Comtech CDM600 di http://www.comtechefdata.com/flashupgrades/modems/600_L.asp sesuai dengan versi modem. Dalam test ini kami menggunakan versi 2.2.6. File yang didownload dalam bentuk compress dan tempatkan di directory C:\Flash, lalu extrac keseluruhan file yang didownload tadi didalam directory tersebut.

- Siapkan / buat kabel data konsole yang akan kita gunakan untuk komunikasi antara notebook / komputer ke modem CDM600 yang akan kita flashing. Untuk membuat kabel data tersebut kita membutuhkan 2 buah konektor DB9 Female ( cewe ) dan kabel bekas telepon 2 peer ( isi 4 buah kabel ) dengan panjang kurang lebih 1 sd 2 meter.
Berikut koneksi pin-nya:

DB9 Female (PC/NoteBook ) DB9 Female ( Modem CDM600 )
2 <------------------------> 2
3 <------------------------> 3
5 <------------------------> 5
Ground/Body <-----------------------> Ground/Body
Untuk pin 1,4,6,7,8 dan 9 tidak digunakan.
- Modem CDM600 dalam kondisi mati ( OFF ), koneksikan kedua DB9 Female kabel data konsole tadi ke port P4B ( Remote Control ) pada modem dan port COM pada komputer.
- Masuk ke directory dimana file Flashing yang telah didownload dan diextrac ( contoh C:\Flashing ) , kemudian klik file eksekusi yang bernama Flash600_XX , maka akan muncul menu CDM600 Flash Upload , arahkan pada COM ( COM1 atau COM2 dst ) yang aktif di komputer kita pada menu select port com. Dan seting Baud Rate pada 38400. Lalu tekan menu Software Upload.

- Pada menu berikutnya pilih menu Choose File.

- Arahkan Directory ke tempat file Flashing kita simpan ( contoh: C:\Flash ). Pilih file data base flashing, file biasanya berakhiran .CC. Lalu tekan tombol OK.

- Maka akan muncul menu dibawah ini :

Kondisi modem masih OFF, tekan tombol Start Upload, kemudian hidupkan modem. Maka apabila tidak ada kendala yang lain, automatis proses flashing akan berjalan seperti dibawah ini:

Selama proses flashing berlangsung modem atau komputer tidak boleh mati. Dan kabel data konsole jangan sampai goyang. Tunggu sampai proses transfer data selesai hingga 100% ( kurang lebih 30 menit, yah ngopi dulu yaaa....:P ). Setelah proses selesai, maka modem akan restart dengan sendirinya. Saat booting modem akan mengecek apakah file data base yang dimasukan sesuai dengan perangkat hardware yang terdapat di modem tersebut.

Kemudian restart power modem, dan masukan konfigurasi yang telah dicatat sebelumnya. Kini modem telah siap digunakan. Apabila dengan cara diatas belum mendapatkan hasil, coba Flashing kembali dalam 2 tahap, yaitu Flashing dengan versi yang lebih rendah. Setelah sukses, kemudian flasing kembali dengan versi yang sama sebelumnya.

GHOSHOB

  Jika di pesantren, istilah ini sudah sangat familiar. Hanya saja pengertian dan prakteknya sesungguhnya ada perbedaan dari makna ghoshob s...